world of communication technology

Wartel langka?

Posted on: November 27, 2011

“Wartel”, sekitar satu dekade yang lalu, kata ini sering kita jumpai di berbagai tempat di indonesia. Ruangan yang berisi bilik bilik yang didalamnya terdapat seperangkat telepon inilah yang menjadi andalan masyarakat kita dalam menyampaikan informasi. Wartel, yang akronim dari warung telepon ini adalah fasilitas yang sangat membantu masyarakat kita dalam memperpendek jarak dan waktu. Harganya yang murah dan banyak jumlahnya menjadi nilai lebih dari wartel ini.

Perkembangan Wartel

            Setelah Alexander Graham Bell menemukan telepon untuk pertama kalinya di tahun 1876, teknologi komunikasi berkabel ini mulai merambah ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Indonesia mulai mengenal telepon sejak zaman penjajahan Belanda. Pada zaman penjajahan, telepon digunakan untuk mengkoordinir pasokan amunisi maupun logistik bangsa Belanda. Setelah zaman penjajahan berakhir telepon mulai banyak digunakan bangsa Indonesia untuk keperluan sehari hari, walau masih menjadi suatu barang yang eksklusif dan masih menjadi kebutuhan tertier.

PT. TELKOM INDONESIA,sebagai provider atau penyadia jasa telekomunikasi di Indonesia untuk pertama kalinya mengeluarkan inovasi telepon umum yang selanjutnya berubah sebagai wartel demi efisiensi.Program wartel ini dimulai medio 1997. Di dalam wartel terdapat kamar bicara umum (KBU) berisi pesawat telepon untuk digunakan pemakai jasa. Telepon di dalam kamar bicara umum bisa digunakan untuk pembicaraan telepon lokal, antarwilayah, interlokal (SLJJ), maupun sambungan langsung internasional. Biaya pemakaian jasa telekomunikasi dibayar langsung di tempat oleh konsumen sesuai tarif pulsa yang berlaku ditambah tarif pelayanan.

Kelangkaan Wartel

              Awal abad 21, kita sudah mulai mengenal telepon genggam atau handphone, awalnya handphohe (HP) ini adalah perabot tersier namun dalam perkembangannya, semakin lama handphone menjadi sangat terjangkau semua lapisan masyarakat. Kehadiran handphone ini mulai menggeser peran wartel dalam kehidupan masyarakat indonesia. Menurut survey yang dilakukan, 90% masyarakat Indonesia sudah mampu membeli dan mengoperasikan telepon genggam. Hal tersebut adalah titik balik bagi pengusaha wartel. Survey yang dilakukan di kota Malang per 19 November 2011 hanya sekitar 50 wartel yang masih beroperasi.

Hal tersebut diperparah dengan mulai bermunculannya warnet (Warung Internet) di penghujung tahun 2004. Warung internet ini semakin membenamkan wartel, banyak kelebihan yang dimiliki warnet ketimbang wartel. Selain kita dapat mendapatkan informasi secara cepat dan efisien, internet juga menyediakan fasilitas dimana kita dapat bertukar informasi secara terintegrasi, hal ini dinamakan jejaring sosial. Awal 2005, kita sudah mulai mengenal friendster, disitus yang tercatat memiliki 300 juta user di tahun kedua kemunculannya ini, kita dapat berbagi informasi pribadi dengan siapa pun, termasuk berkenalan dengan orang baru sesama pengguna situs ini. Wartel yang selama ini menjadi sarana utama dalam berkomunikasi benar benar tergantikan.

Kesimpulan

Dari artikel yang kami buat diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan majunya teknologi komunikasi di Indonesia dapat berpengaruh besar terhadap warung telepon. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi komunikasi dapat menggeser popolaritas warung telepon atau yang akrab disebut wartel dengan munculnya warung internet atau warnet, disamping itu juga dengan dihadirkan berbagai jenis mobile phone atau seluler dengan fasilitas yang berbeda-beda juga sempat menggeser popularitas wartel. Mudahnya berkomunikasi, acces yang cepat, murah dan praktis merupakan salah satu faktor kecil yang berdampak pada popularitas wartel.

 

literatur :
http://members.tripod.com/perkembangan_telepon/sejarah.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: